Langsung ke konten utama

Perjalanan anakku

Aiza Althafunnisa

- Bulan 1 masa masa nangis aiza dg oe... oe... oa... oa... tidak boleh terlambat walau satu detik pun utk ganti popok, saat lapar, saat butuh segala hal penting lainnya.
- Bulan 2 masa masa senang melihat gerak dedaunan yang terhembus angin, gerak benda lainnya ketika bergerak, pelantikan paman alqad, mama aiza bimbingan tesis,  aiza ikut mama ke kampus
- Bulan 3 masa masa melihat interaksi dalam keluarga kakek dg respon memilih kakek nenek nya saat mamah nya tidak  ke mana mana atau hanya di rumah, leher sudah kuat, air liur belum kekontrol saat posisi badan dan kepalanya ditegakkan, selalu gigit gigit jari sambil bercerita, mama aiza penelitian.
- Bulan 4 masa masa badan miring ke kiri dan ke kanan, berusaha mengulang kembali saat santai tentang apa yang sering didengar
- Bulan 5 masa masa tengkurep, mengatakan 'abah'
- Bulan 6 masa masa tengkurep, merangkak satu langkah satu langkah, mengatakan 'abah' saat santai, memanggil 'abah' saat mau ikut abah, memanggil 'ama' saat memberitahu sesuatu, menyapa orang yang sedang jalan
- Bulan 7 masa masa duduk dg menopangkan badan pd sesuatu sbg bantuan tambahan seperti kasur, bantal, guling, dan pada orang tuanya, merangkak dg tulang tangan dan tulang paha yang lebih kuat dari sebelumnya dg langkah yang kontinu, mengatakan, "aiza", makan bubur, minum air putih
- Bulan 8 masa masa duduk, merangkak, makan bubur, minum air putih
- Bulan 9 masa masa duduk, merangkak, latihan melangkahkan kaki dengan bantuan roda, mengeksplorasi benda benda kecil, makan bubur, minum air putih, membalikkan wadah seperti piring
- Bulan 10 masa masa berdiri lama di pinggir meja, kardus, dan ember, menggelengkan kepala ketika ingin menjawab segala jenis pertanyaan, makan nasi, minum air putih, membuka dan memasang tutup botol,
- Bulan 11 masa masa memanjat kardus dan tumpukan buku, jalan satu langkah dua langkah, menirukan suara, mengangguk ketika menjawab iya dan menggelengkan kepala ketika menjawab tidak, gigi ada dua, memberi isyarat dengan tangan di setiap ingin mengajak orang lain berkomunikasi dengannya dan menunjuk dengan tangan ke arah apa dan siapa saja yang ia inginkan, makan nasi, minum air putih
- Bulan 12 masa masa memanjat kardus dan tumpukan buku, jalan tiga langkah empat langkah, menirukan suara, gigi ada tiga, mengucapkan dadah, nyah, mamah, Abah, ante, nenek, kakek, makan nasi, minum air putih
- Bulan 13 masa masa berjalan sendiri dengan ditemani, gigi ada empat, makan nasi, minum air putih
- Bulan 14 masa masa berjalan sendiri dan mengeksplorasi semua ruangan, makan nasi, minum air putih, gigi mau tumbuh menjadi lima gigi

- Bulan ke-15 masa-masa mama aiza mengajar bahasa inggris anak SD dan SMA. Abah aiza kembali masuk mengajar di Pandeglang setelah 6 bulan tidak tatap muka karena berada di sumatera dan mengisi libur dengan menemani noka print tesis di jakarta. 

- Bulan ke-16 masa masa mama aiza mengajar bahasa inggris anak SD dan anak SMA dan matematika untuk anak SD, di dua minggu terakhir mengajar HP noka nyemplung ke air dan rusak. Setelah itu di pertengahan bulan yaitu masa masa aiza dan mama aiza bolak balik menes-jakarta untuk mengurus persyaratan wisuda.

- Bulan ke-17 masa masa mama aiza wisuda s2 bulan November tahun 2020

- Bulan ke-18 aiza dan mama aiza pulang, mama aiza dapat pinjaman hp dari ua aiza

- Bulan ke-19 pertama kali dititip ke abah dan kadang ke tante nya karena mama tes wawancara dan micro teaching di SMA 4

- Bulan ke-20 aiza ikut mama ke sekolah. mama aiza pertama kali gajian. 

- Bulan ke-21 aiza ikut mama ke sekolah. mama aiza gajian. 

- Bulan ke-22 aiza ikut taraweh berjama'ah ke musholla. Sebelum  libur dua hari sebelum puasa, mama aiza dapat bingkisan sembako syukuran mushola SMA 4. lalu mama aiza gajian sehari sebelum puasa ramadhan.

- Bulan ke-23 tanggal 4 Mei berangkat ke Merak menyebrang dengan kapal ferry satu jam sampai di Bakau Heuni Lampung, bus lanjut jalan selama tiga hari tgl 7 jam 5 pagi sampai di Padang,  jam 1 selepas jum'atan naik travel ke Tapan sampai jam 8 malam.

- Bulan ke-24 memberhentikan penjual jajanan yang lewat di jalan untuk beli jajanan, berbicara dalam satu kalimat, ketawa, menciptakan lagu, menghibur mama saat mama menangis sedih dengan menghapus air mata mama dan memeluk mama,  bisa membedakan kapan mama menangis sedih dan kapan memangis pura-pura, paman affiv wisuda. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hasil Telaah Terhadap Penerapan Prinsip Understanding by Design (UbD) di dalam RPP

Halo Bapak/Ibu Guru Hebat di seluruh Indonesia! Saya Nokadela Basyari, mahasiswi PPG bagi guru tertentu tahap 1 tahun 2025. Beberapa waktu lalu, saya berkesempatan untuk melakukan telaah mendalam terhadap RPP/modul ajar yang pernah saya buat. Proses telaah ini tidak saya lakukan sendiri, melainkan bersama rekan-rekan sejawat dan Ibu Kepala Sekolah, yang sangat membantu saya mendapatkan perspektif berharga. Tujuan telaah ini adalah untuk melihat seberapa jauh RPP/modul ajar saya telah mengimplementasikan prinsip Understanding by Design (UbD) , terutama dalam merancang pembelajaran Fisika kelas X. Hasil telaah ini memberikan gambaran yang jelas tentang kekuatan dan area yang masih perlu saya kembangkan. Saya ingin berbagi poin-poin hasil telaah ini dengan Bapak/Ibu sekalian, dan besar harapan saya untuk mendapatkan masukan serta saran yang konstruktif dari pengalaman Bapak/Ibu semua. Hasil Telaah RPP/Modul Ajar Berdasarkan Prinsip UbD Berikut adalah ringkasan hasil telaah saya: Langkah 1...

Mendalami Pembelajaran Berdiferensiasi: Mengapa Diferensiasi Proses Begitu Efektif?

Mendalami Pembelajaran Berdiferensiasi: Mengapa Diferensiasi Proses Begitu Efektif? Halo rekan-rekan guru hebat! Saya Nokadela Basyari, mahasiswi PPG Tahap 1 tahun 2025. Sebagai bagian dari perjalanan belajar saya, saya baru saja menyelesaikan telaah mendalam terhadap tiga video pembelajaran yang mengimplementasikan berbagai komponen pembelajaran berdiferensiasi . Proses ini sangat mencerahkan dan memberikan saya perspektif baru tentang bagaimana kita bisa lebih efektif memenuhi kebutuhan unik setiap murid di kelas. Mari kita lihat sekilas apa yang saya amati dari ketiga video tersebut: Video 1: Diferensiasi Konten - Mengakomodasi Minat dan Cita-cita Murid Di video pertama, saya melihat contoh implementasi diferensiasi konten yang sangat menarik. Guru memulai dengan asesmen awal untuk memahami minat dan bahkan cita-cita murid. Kemudian, pembelajaran disesuaikan dengan memberikan pilihan konten yang beragam. Misalnya, murid diberi kesempatan untuk memilih negara di Asia Tenggara sesuai...

Berbagi Pengalaman Telaah RPP/Modul Ajar: Menuju Pembelajaran yang Berpihak pada Murid

  Berbagi Pengalaman Telaah RPP/Modul Ajar: Menuju Pembelajaran yang Berpihak pada Murid Halo Bapak/Ibu Guru Hebat di seluruh Indonesia! Saya Nokadela Basyari, mahasiswi PPG bagi guru tertentu tahap 1 tahun 2025. Sebagai bagian dari perjalanan belajar saya, saya berkesempatan untuk melakukan telaah mendalam terhadap salah satu RPP/Modul Ajar yang pernah saya susun. Proses ini tidak saya lakukan sendiri, melainkan bersama rekan sejawat dan Ibu Kepala Sekolah kami, menggunakan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) . Pendekatan TaRL ini sangat membantu kami untuk secara spesifik melihat seberapa jauh RPP/Modul Ajar saya benar-benar telah mempertimbangkan dan memenuhi kebutuhan belajar setiap peserta didik. Hasil telaah ini memberikan banyak pencerahan dan validasi terhadap praktik yang sudah saya coba terapkan. Saya ingin berbagi poin-poin hasil telaah ini di blog pribadi saya, dan besar harapan saya untuk mendapatkan masukan serta saran yang konstruktif dari pengalaman Bapak/...